Salah satu sektor property yang saya gemari adalah APARTEMEN
Kenapa?
Karena Return on Assetnya tinggi!
Saat ini banyak sekali orang membutuhkan apartemen. Permintaan apartemen baik untuk dibeli maupun disewa melonjak tajam belakangan ini. Kebutuhan masyarakat untuk bertempat tinggal di pusat kota yang dekat dengan aktivitas pekerjaan dan rekreasi mereka membuat apartemen menjadi suatu produk property yang laris manis terjual.
Kenapa orang pengen tinggal di apartemen? alasannya simpel aja. Salah satunya adalah mempersingkat waktu yang dibutuhkan untuk menuju tempat kerja sehingga waktu yang tersisa dapat digunakan untuk menjaga kualitas hubungan keluarga di rumah. Apartemen menjadi solusi hunian di tengah kota yang mempersingkat jarak antara hunian dengan tempat kerja maupun hunian dengan pusat perbelanjaan.
Banyak keuntungan yang diperoleh dengan tinggal di apartemen selain mendapatkan kuantitas waktu yang lebih banyak bersama keluarga. Salah satunya adalah menghemat uang transportasi. Apabila kita tinggal di luar Jakarta misalnya di Bogor, maka tiap harinya kita butuh ongkos transportasi yang relatif besar. Bahan bakar yang dibutuhkan dari Bogor ke Jakarta dan balik lagi bisa menghabiskan puluhan liter. Ini akan dapat dihemat jika kita tinggal di apartemen.
Keuntungan-keuntungan itulah yang menjadi pertimbangan bagi masyarakat untuk tinggal di apartemen. Keinginan tinggal di pusat kota yang semakin besar inilah yang membuka peluang investasi di sektor property apartemen. Penyewaan apartemen akan menjadi penghasilan pasif yang akan mengalir deras ke kantong kita.
Saat ini banyak apartemen bersubsidi yang dijual dengan harga mulai Rp 80 jutaan. Cukup terjangkau bukan? Apalagi jika kita membelinya dengan KPA (Kredit Pemilikan Apartemen) yang dikeluarkan oleh bank, maka kita cukup membayar uang mukanya saja. Selanjutnya sisa harganya dapat kita angsur bahkan sampai 15 tahun. Dan ngansurnya bisa ditutup dari uang sewa apartemen. Menarik banget kan??
Dengan modal awal yang relatif terjangkau itu, kita dapat mulai berinvestasi apartemen. Belilah apartemen yang memiliki lokasi, lingkungan, akses dan fasilitas yang bagus. Usahakan membeli apartemen yang lokasinya berada di dekat pusat perniagaan dan pusat perbelanjaan atau universitas. Lokasi yang demikian sangat digemari oleh calon penyewa yang melakukan aktivitas pekerjaan sehari-hari di pusat-pusat bisnis tersebut.
Beli apartemen lalu furnish. Furnishing apartemen dengan perabotan dan desain interior yang menarik juga memberikan kontra positif bagi "harga sewa" apartemen. Semakin lengkap fasilitas perabotan dan alat elektronik yang tersedia maka akan semakin tinggi harga sewa apartemen. Tak perlu khawatir butuh uang banyak untuk memfurnish. Beli aja perabotan di ITC yang harganya cenderung murah tapi kualitas serta gayanya tetap bagus. Yang penting kita bisa mengolah warna dan suasana agar apartemen secara keseluruhan menampakkan kesan hunian yang cozy, hangat dan menyenangkan.
Apabila dibandingkan dengan menyewakan rumah kontrakan, maka harga sewa apartemen akan jauh lebih mahal. Keuntungan yang kita dapatkan dengan modal yang sama akan lebih besar dari sektor apartemen dibandingkan rumah kontrakan. Keuntungan ini dapat kita nikmati bulanan selayaknya penghasilan tetap dari kantor. Wii..menarik kan???
Kenapa?
Karena Return on Assetnya tinggi!
Saat ini banyak sekali orang membutuhkan apartemen. Permintaan apartemen baik untuk dibeli maupun disewa melonjak tajam belakangan ini. Kebutuhan masyarakat untuk bertempat tinggal di pusat kota yang dekat dengan aktivitas pekerjaan dan rekreasi mereka membuat apartemen menjadi suatu produk property yang laris manis terjual.
Kenapa orang pengen tinggal di apartemen? alasannya simpel aja. Salah satunya adalah mempersingkat waktu yang dibutuhkan untuk menuju tempat kerja sehingga waktu yang tersisa dapat digunakan untuk menjaga kualitas hubungan keluarga di rumah. Apartemen menjadi solusi hunian di tengah kota yang mempersingkat jarak antara hunian dengan tempat kerja maupun hunian dengan pusat perbelanjaan.
Banyak keuntungan yang diperoleh dengan tinggal di apartemen selain mendapatkan kuantitas waktu yang lebih banyak bersama keluarga. Salah satunya adalah menghemat uang transportasi. Apabila kita tinggal di luar Jakarta misalnya di Bogor, maka tiap harinya kita butuh ongkos transportasi yang relatif besar. Bahan bakar yang dibutuhkan dari Bogor ke Jakarta dan balik lagi bisa menghabiskan puluhan liter. Ini akan dapat dihemat jika kita tinggal di apartemen.
Keuntungan-keuntungan itulah yang menjadi pertimbangan bagi masyarakat untuk tinggal di apartemen. Keinginan tinggal di pusat kota yang semakin besar inilah yang membuka peluang investasi di sektor property apartemen. Penyewaan apartemen akan menjadi penghasilan pasif yang akan mengalir deras ke kantong kita.
Saat ini banyak apartemen bersubsidi yang dijual dengan harga mulai Rp 80 jutaan. Cukup terjangkau bukan? Apalagi jika kita membelinya dengan KPA (Kredit Pemilikan Apartemen) yang dikeluarkan oleh bank, maka kita cukup membayar uang mukanya saja. Selanjutnya sisa harganya dapat kita angsur bahkan sampai 15 tahun. Dan ngansurnya bisa ditutup dari uang sewa apartemen. Menarik banget kan??
Dengan modal awal yang relatif terjangkau itu, kita dapat mulai berinvestasi apartemen. Belilah apartemen yang memiliki lokasi, lingkungan, akses dan fasilitas yang bagus. Usahakan membeli apartemen yang lokasinya berada di dekat pusat perniagaan dan pusat perbelanjaan atau universitas. Lokasi yang demikian sangat digemari oleh calon penyewa yang melakukan aktivitas pekerjaan sehari-hari di pusat-pusat bisnis tersebut.
Beli apartemen lalu furnish. Furnishing apartemen dengan perabotan dan desain interior yang menarik juga memberikan kontra positif bagi "harga sewa" apartemen. Semakin lengkap fasilitas perabotan dan alat elektronik yang tersedia maka akan semakin tinggi harga sewa apartemen. Tak perlu khawatir butuh uang banyak untuk memfurnish. Beli aja perabotan di ITC yang harganya cenderung murah tapi kualitas serta gayanya tetap bagus. Yang penting kita bisa mengolah warna dan suasana agar apartemen secara keseluruhan menampakkan kesan hunian yang cozy, hangat dan menyenangkan.
Apabila dibandingkan dengan menyewakan rumah kontrakan, maka harga sewa apartemen akan jauh lebih mahal. Keuntungan yang kita dapatkan dengan modal yang sama akan lebih besar dari sektor apartemen dibandingkan rumah kontrakan. Keuntungan ini dapat kita nikmati bulanan selayaknya penghasilan tetap dari kantor. Wii..menarik kan???
0 komentar:
Poskan Komentar